



Sorong, 30 Januari 2026 — Kepengurusan Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) Wilayah VI periode 2025–2028 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang diselenggarakan di Kota Sorong, Papua Barat Daya. Pelantikan tersebut dilaksanakan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat AIPKI, Prof. Dr. dr. Wisnu Barlianto, M.Si.Med., Sp.A(K), dalam rangkaian kegiatan Forum Dekan AIPKI.
Dalam prosesi tersebut, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas), Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes, Sp.PD-KGH, Sp.GK, FINASIM resmi dilantik sebagai Ketua AIPKI Wilayah VI periode 2025–2028. AIPKI Wilayah VI mencakup kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua, yang memiliki peran strategis dalam penguatan dan pemerataan mutu pendidikan kedokteran di wilayah Indonesia Timur.
Dalam sambutannya Ketua Pengurus Pusat AIPKI, Prof. Dr. dr. Wisnu Barlianto, M.Si.Med., Sp.A(K) menegaskan bahwa AIPKI memiliki peran penting sebagai wadah konsolidasi antar institusi pendidikan kedokteran dalam rangka meningkatkan mutu, relevansi, dan daya saing pendidikan dokter di Indonesia. Kolaborasi lintas fakultas kedokteran dinilai menjadi kunci dalam menghadapi tantangan transformasi pendidikan kesehatan serta dinamika kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
Sementara itu, Ketua AIPKI Wilayah VI terlantik, Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes, Sp.PD-KGH, Sp.GK, FINASIM menyampaikan komitmennya untuk memperkuat sinergi antar fakultas kedokteran di wilayah VI, meningkatkan mutu dan akreditasi pendidikan, serta mendorong pengembangan kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Upaya tersebut diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
Pelantikan kepengurusan AIPKI Wilayah VI periode 2025–2028 ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran organisasi dalam membangun sistem pendidikan kedokteran yang unggul, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi nyata terhadap pembangunan kesehatan nasional.

